Ternyata untuk mencari solusi dari kemelut
masalah yang menyelimuti disetiap langkah kehidupan kita tidak harus selalu
dengan upaya dan kerja keras untuk mendapatkan segala yang kita inginkan untuk
keluar dari masalah itu, tetapi bisa jadi dengan memberikan sebagian dari apa
yang dikaruniakan kepada kita, kita akan mendapatkan solusi yang selama ini
kita cari.
Dibawah ini sebuah ilustrasi Sunnatullah yang dapat
menginspirasi kita dalam mengambil kebijakan untuk keluar dari setiap masalah
yang sedang kita hadapi.
Dua anak kecil, kakak adik, tampak sibuk di
sebuah pojok pekarangan rumah. Salah satu dari mereka terlihat menelungkup
seperti mengambil sesuatu dari balik lubang kecil. Sementara yang satunya lagi
begitu serius memperhatikan sang kakak. Sambil sesekali ikut melongok ke arah
lubang, tangan kanannya tetap erat mencekal ranting kecil.
″Dapat, Kak?″ ujar sang adik
menampakkan wajah penasaran.
″Belum, Dik. Lubangnya dalam sekali!″
jawab sang kakak yang masih ingin mencoba merogohkan tangannya lebih dalam ke
pangkal lubang.
Rupanya, dua anak itu sedang berusaha mengambil
sebuah bola pimpong yang masuk ke lubang. Tibalah giliran sang adik
mengorek-ngorek lubang dengan rantingnya. Ia berharap, bola pimpong bisa
tersangkut di ujung ranting dan tercungkil keluar lubang. Tapi, selalu saja ia
gagal.
Di tengah kebingungan itu, seorang ibu
menghampiri mereka. Ia melongok-longok mencari tahu apa yang sedang dilakukan
dua anaknya dengan sebuah lubang. Tak lama kemudian, sang ibu pun mengangguk
pelan.
″Belum berhasil, Nak?″ tanya sang ibu
sambil memberikan isyarat kehadirannya.
″Belum, Bu. Lubangnya dalam sekali!″
ujar kedua bocah itu memperlihatkan keputusasaan.
″Nak,″ ujar sang ibu sambil memegang
dua pundak anak-anaknya. ″Coba kau isikan air ke lubang. Insya Allah, lubang
akan memberikan kalian bola!″
Mencari solusi dalam problematika hidup tak
ubahnya dengan upaya mengeluarkan sesuatu yang kita inginkan dari dalam lubang
yang dalam dan gelap. Butuh cara bijaksana agar yang kita inginkan bisa kita
dapatkan dengan mudah.
Sayangnya, tak semua kita mampu bijaksana
menyikapi lubang problematika hidup tersebut. TAK BANYAK YANG MEMAHAMI BAHWA
MENCARI SOLUSI DARI MASALAH TIDAK SELALU DENGAN UPAYA INGIN MENDAPATKAN
SESUATU. TAPI JUSTRU DENGAN SEMANGAT MEMBERI. DARI MEMBERI ITULAH, KITA
MENDAPATKAN SESUATU YANG KITA INGINKAN.
Tepat sekali apa yang diucapkan sang ibu kepada
dua anaknya,″Penuhi lubang dengan air, ia akan memberimu bola!″.
Oleh karena itu jangan pernah letih dengan pekerjaan
memberi karena dengan memberi setiap langkah kita selalu diringi dengan solusi.
http://www.rumah-yatim-indonesia.org
Tidak ada komentar:
Posting Komentar